Tampilkan postingan dengan label Daerah Asal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daerah Asal. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Oktober 2014

Budaya Pasuruan

Ada berbagai budaya yang terdapat di pasuruan yaitu budaya skilot. Wisata Pantai Ski Lot Lekok, Atraksi tradisional masyarakat nelayan pantai  Lekok  berupa Ski Lot (ski di atas celot atau lumpur).  Atraksi ini biasanya digelar  dan  disajikan setiap tahun pada Hari Lebaran Ketupat di Pantai Kecamatan Lekok.
Setiap penyelenggaraan atraksi tradisionallomba Ski Lot atau ski lumpur ini selalu berlangsung dengan serunya, karena peserta lomba selain meluncur di atas lumpur juga diharuskan mampu menangkap kepiting, ikan lele dan belut, sehingga atraksi meluncur di atas lumpur ini lebih menarik dan penuh dengan tantangan. Pada saat yang sama di pantai lekok selain kegiatan lomba Ski Lot diadakan lomba juga diadakan lomba Dayung dan Perahu Hias.


http://jawatimuran.wordpress.com/2012/11/01/ski-lot-lekok-kabupaten-pasuruan/

Kuliner khas pasuruan

Bipang, bipang merupakan makanan khas yang berasal dari pasuruan. Bipang ini rasanya renyah, manis dan wangi. Menurut sejarah Bipang berasal dari Tiongkok, dimana kata “Bi” berarti beras dan “Pang” berarti wangi. Akan tetapi kebanyakan orang menyebutnya dengan Jipang. Bipang juga biasa disebut dengan Puff Rice Cakes.
 Di Pasuruan sendiri Bipang banyak ditemukan di hampir setiap pasar tradisional, terutama Pasar Induk Pasuruan yang dekat dengan Pelabuhan dan Stasiun Kota Pasuruan. Salah satu pabrik terbesar dan tertua pembuat Bipang adalah pabrik Jangkar, sehingga kebanyakan masyarakat mengidentikan Bipang dengan pabrik ini. Salah satu alasan pemilihan nama Jangkar pun tak lepas dari warga sekitar pabrik yang kebanyakan merupakan pelaut dan nelayan Pelabuhan Pasuruan*.
Pembuatan Bipang sendiri sebenarnya cukup sederhana, yaitu dengan memanaskan beras dalam suhu tinggi hingga mekar kemudian dicampur dengan gula cair dan vanili. Gula murni digunakan bukan hanya sebagi pemanis, melainkan juga sebgai pengawet Bipang. Setelah tercampur rata, Bipang dicetak dan dipotong-potong sesuai keinginan. Dahulu Bipang identik dengan rasa vanila dan biasa dibungkus dengan daun pisang. Akan tetapi dengan banyaknya permintaan oleh-oleh khas Pasuruan, para produsen Bipang mulai menggunakan kemasan plastik yang kedap udara agar lebih awet dan tidak mudah melempem. Rasa Bipang pun kini mulai beragam diantaranya melon, cokelat, strawberry, blueberry, durian dan juga kopi.


Asal Usul pasuruan

Asal usul nama kota pasuruan berasal dari kata pasar uang yang pada jaman dahulu kala adalah hutan bambu lebat yang di gunakan sebagai tempat persembunyian untung suropati dengan pasukannya dari prajurit Belanda. Prajurit belanda sengaja menyebar uang logam di seluruh daerah hutan bambu agar para penduduk pribumi tergiur dan mengqmbil uang logam tersebut. namun untuk mendapatkannnya, mereka harus menebangi bambu" yang lebat itu. Dan dari sanalah tempat persembunyian untung suropati dan pasukannya terungkap. Dan akhirnya belanda menangkap untung suropati beserta seluruh penduduk pribumi yang tlag mengambil uang logam tersebut.